BerandaNEWSNASIONALWO Ayu Puspita Diduga Tipu 230 Pengantin: Katering Hilang, Resepsi Hancur, Kerugian...

WO Ayu Puspita Diduga Tipu 230 Pengantin: Katering Hilang, Resepsi Hancur, Kerugian Rp16 Miliar

AKTUALINFO | JAKARTA – Nama Ayu Puspita Dinanti kini menjadi sorotan nasional. Pemilik Wedding Organizer (WO) “By Ayu Puspita” itu dituding melakukan penipuan terhadap ratusan calon pengantin. Kasusnya viral di TikTok, Threads, dan Instagram, memunculkan gelombang kemarahan publik karena momen sakral pernikahan berubah menjadi mimpi buruk.

Puluhan pasangan mengungkapkan pengalaman memilukan: vendor WO menghilang, dekorasi jauh dari kesepakatan, dan yang paling fatal—katering tidak datang sama sekali di hari pernikahan. Kejadian itu membuat keluarga pengantin panik hingga harus membeli makanan dadakan demi menghormati tamu.

Kasus ini pertama kali meledak setelah akun Instagram @fadillaraini mengisahkan tragedi pernikahan sahabatnya. Resepsi yang harusnya penuh sukacita berubah menjadi kekacauan karena WO gagal menyediakan layanan penting, terutama konsumsi. Rasa malu dan stres tak terhindarkan ketika tamu hadir namun prasmanan kosong.

Lebih mengejutkan lagi, delapan acara pernikahan lain pada hari yang sama dilaporkan mengalami nasib serupa. Semua menggunakan layanan melalui akun @byayupuspitaa dan @ayupuspitadinanti. Ungkapan kekecewaan kembali menguat setelah akun Threads @cindyangelina membagikan foto-foto gedung resepsi yang “terlihat jadi, tapi tanpa makanan”. Minuman seadanya pun ternyata bukan dari WO, melainkan dari pihak gedung.

Dari berbagai kesaksian yang beredar, sekitar 230 pasangan diperkirakan menjadi korban. Modusnya serupa: paket pernikahan dengan harga menarik, komunikasi awal ramah dan meyakinkan, namun ketika hari H tiba, layanan ambruk total. Kerugian keseluruhan diprediksi mencapai Rp15–16 miliar.

Di tengah derasnya tekanan publik, beredar kabar bahwa Ayu Puspita sempat diamankan polisi. Namun rumor lain menyebutkan ia telah dipulangkan. Kabar simpang siur ini membuat korban semakin marah karena sampai sekarang belum ada kejelasan soal status hukum sang pemilik WO maupun kepastian pengembalian dana.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi. Ratusan korban masih menanti proses hukum yang tegas dan transparan—serta menuntut pertanggungjawaban atas kerugian finansial dan kehormatan yang tercabik di hari yang seharusnya menjadi momen terindah dalam hidup mereka. (*)

RELATED ARTICLES

POPULER