BerandaNEWSPawai Motor dengan Flare dan Aksi Ugal-ugalan di Makassar Tuai Sorotan, Warga...

Pawai Motor dengan Flare dan Aksi Ugal-ugalan di Makassar Tuai Sorotan, Warga Pertanyakan Peran Polisi

AKTUALINFO | MAKASSAR – Aksi konvoi atau pawai motor yang terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Makassar pada Senin malam, 9 Maret 2026, menuai keluhan dari masyarakat. Sekelompok pengendara motor terlihat melakukan konvoi sambil menyalakan flare yang menimbulkan asap tebal di jalan raya. Tidak hanya itu, sejumlah pengendara juga tampak berkendara secara ugal-ugalan sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya.

Peristiwa tersebut terekam oleh sejumlah warga dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, tampak puluhan motor bergerak beriringan, sebagian membawa flare dengan asap menyala di tengah jalan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas terganggu dan menimbulkan kekhawatiran bagi pengendara lain yang melintas di sekitar lokasi.

Sejumlah warga mempertanyakan mengapa aksi seperti itu bisa terjadi tanpa adanya penindakan dari aparat kepolisian, khususnya jajaran Polisi Lalu Lintas. Mereka menilai kegiatan konvoi dengan membawa flare dan berkendara ugal-ugalan sangat berbahaya serta berpotensi menimbulkan kecelakaan di jalan raya.

“Ini bukan sekadar pawai biasa. Mereka membawa flare yang asapnya tebal sekali dan berkendara sangat ugal-ugalan. Kami heran kenapa tidak ada tindakan dari polisi. Padahal ini jelas membahayakan pengguna jalan lain,” ujar Rudi (34), seorang pengendara yang mengaku sempat melintas di jalur yang sama saat konvoi tersebut terjadi.

Keluhan masyarakat juga semakin menguat karena di saat bersamaan, warga menilai gangguan keamanan di jalan raya Makassar semakin sering terjadi, termasuk maraknya aksi tembak-tembakan menggunakan senjata jenis “jeli” yang kerap dilakukan di jalanan. “Belakangan ini tembak-tembak jeli juga makin sering. Itu sangat mengganggu dan bisa mengenai pengendara lain. Kalau konvoi seperti ini juga dibiarkan, masyarakat jadi merasa tidak aman di jalan,” kata Rahman, warga lainnya.

Warga berharap aparat kepolisian, khususnya Polantas, lebih tegas dalam menertibkan konvoi motor yang berpotensi membahayakan keselamatan umum. Menurut mereka, pembiaran terhadap aksi seperti ini justru dapat memicu kejadian serupa kembali terulang. “Jangan sampai jalan raya seolah bebas dipakai konvoi dengan flare dan ugal-ugalan. Polisi harus hadir dan bertindak tegas agar masyarakat merasa aman saat beraktivitas di jalan,” pungkas salah satu warga. (*)

RELATED ARTICLES

POPULER