BerandaTEKNOGADGETCara Agar Baterai Handphone Awet dan Tidak Cepat Drop, Ini Kebiasaan yang...

Cara Agar Baterai Handphone Awet dan Tidak Cepat Drop, Ini Kebiasaan yang Perlu Dihindari

AKTUALINFO | TEKNO – Handphone sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari berkomunikasi, bekerja, belajar, berbelanja, bermain game, hingga menikmati hiburan, hampir semuanya dilakukan melalui perangkat yang satu ini.

Namun, ada satu masalah yang sering membuat pengguna kesal, yakni baterai handphone yang cepat habis atau mengalami penurunan daya tahan.

Awalnya, baterai mampu bertahan seharian. Setelah digunakan beberapa bulan atau tahun, kapasitasnya mulai terasa berkurang. Handphone yang sebelumnya cukup diisi satu kali sehari, kini mungkin harus dicas beberapa kali.

Sebenarnya, penurunan kapasitas baterai merupakan hal yang normal. Baterai lithium-ion yang banyak digunakan pada smartphone memang memiliki usia pakai terbatas. Namun, kebiasaan penggunaan dan pengisian daya yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan baterai lebih lama.

Lantas, bagaimana cara agar baterai handphone awet?

1. Hindari Membiarkan Baterai Sampai 0 Persen

Salah satu kebiasaan yang sebaiknya dikurangi adalah membiarkan baterai benar-benar habis hingga handphone mati.

Tidak perlu menunggu baterai mencapai 0 persen sebelum mengisi daya. Sebaiknya, lakukan pengisian ketika baterai sudah mulai rendah.

Untuk penggunaan sehari-hari, menjaga baterai tetap berada pada kisaran menengah umumnya lebih baik daripada sering membiarkannya kosong total.

2. Tidak Harus Selalu Mengisi Sampai 100 Persen

Mengisi baterai sampai 100 persen sesekali tentu bukan masalah. Namun, untuk penggunaan sehari-hari, Anda tidak harus selalu menunggu baterai penuh 100 persen.

Jika tersedia fitur Battery Protection, Optimized Charging, Adaptive Charging, atau fitur sejenis pada handphone, manfaatkan fitur tersebut.

Fitur ini dirancang untuk membantu mengurangi waktu baterai berada dalam kondisi penuh dalam waktu lama.

3. Jangan Biarkan Handphone Terlalu Panas

Panas merupakan salah satu musuh utama baterai.

Suhu tinggi dapat mempercepat proses degradasi baterai. Karena itu, hindari menggunakan handphone secara berlebihan ketika perangkat sedang panas.

Misalnya, bermain game berat dalam waktu lama sambil melakukan pengisian daya dapat membuat suhu perangkat meningkat.

Jika handphone terasa sangat panas, sebaiknya hentikan aktivitas berat untuk sementara dan biarkan perangkat kembali ke suhu normal.

4. Hindari Bermain Game Berat Saat Sedang Charging

Bermain game sambil mengecas memang terlihat praktis, terutama ketika baterai mulai habis.

Namun, aktivitas tersebut dapat membuat perangkat bekerja lebih keras ketika sedang menerima daya. Akibatnya, suhu handphone dapat meningkat.

Jika memungkinkan, gunakan waktu pengisian daya untuk aktivitas ringan atau biarkan handphone mengisi daya tanpa menjalankan aplikasi berat.

5. Gunakan Charger yang Berkualitas

Jangan asal menggunakan charger hanya karena konektornya cocok.

Gunakan charger bawaan atau charger dari produsen dan merek yang terpercaya serta sesuai dengan spesifikasi perangkat.

Kabel yang rusak, adaptor berkualitas buruk, atau aksesori yang tidak sesuai dapat menyebabkan pengisian daya tidak optimal dan berpotensi menimbulkan masalah keamanan.

6. Jangan Sering Membiarkan Handphone Terhubung ke Charger Terlalu Lama

Handphone modern umumnya sudah memiliki sistem manajemen pengisian daya yang jauh lebih baik dibandingkan perangkat lama.

Meski demikian, bukan berarti perangkat harus terus-menerus terhubung ke charger sepanjang waktu.

Jika tidak diperlukan, biasakan mencabut charger setelah perangkat selesai mengisi daya. Manfaatkan juga fitur pengisian daya adaptif atau perlindungan baterai jika tersedia.

7. Kurangi Kecerahan Layar

Layar merupakan salah satu komponen yang cukup banyak mengonsumsi energi.

Jika tingkat kecerahan layar selalu berada pada level maksimum, baterai akan lebih cepat terkuras.

Gunakan tingkat kecerahan yang nyaman bagi mata dan aktifkan fitur auto brightness jika tersedia.

Selain membantu menghemat baterai, langkah ini juga membuat penggunaan handphone menjadi lebih nyaman.

8. Matikan Fitur yang Tidak Sedang Digunakan

Wi-Fi, Bluetooth, GPS, hotspot, NFC, dan berbagai fitur konektivitas lainnya dapat mengonsumsi daya ketika aktif, terutama jika digunakan terus-menerus.

Jika sedang tidak diperlukan, matikan fitur tersebut.

Namun, pada perangkat modern, konsumsi daya fitur tertentu bisa relatif kecil ketika tidak aktif digunakan. Jadi, tidak perlu terlalu sering mematikan dan menyalakannya jika justru membuat penggunaan menjadi tidak praktis.

9. Periksa Aplikasi yang Boros Baterai

Pernah merasa baterai cepat habis padahal handphone jarang digunakan?

Bisa jadi ada aplikasi yang bekerja di latar belakang.

Periksa menu Battery atau Battery Usage pada pengaturan handphone. Biasanya, sistem akan menunjukkan aplikasi yang paling banyak menggunakan baterai.

Jika ada aplikasi yang tidak penting tetapi mengonsumsi daya dalam jumlah besar, pertimbangkan untuk membatasi aktivitas latar belakang atau menghapusnya.

10. Gunakan Mode Hemat Baterai Saat Diperlukan

Fitur Battery Saver atau Low Power Mode dapat membantu memperpanjang waktu penggunaan ketika baterai mulai menipis.

Mode ini biasanya membatasi aktivitas tertentu, sinkronisasi, performa, atau aktivitas aplikasi di latar belakang.

Tidak perlu menunggu baterai benar-benar kritis. Jika sedang bepergian dan sulit menemukan sumber listrik, mode hemat baterai bisa digunakan untuk memperpanjang daya.

11. Hindari Menaruh Handphone di Tempat yang Panas

Jangan meninggalkan handphone di dashboard kendaraan yang terkena sinar matahari langsung atau di tempat dengan suhu tinggi.

Meskipun handphone tidak sedang digunakan, paparan panas tetap dapat memengaruhi kondisi baterai.

Saat berada di kendaraan, simpan perangkat di tempat yang tidak terkena panas secara langsung.

12. Update Sistem dan Aplikasi Secara Berkala

Pembaruan sistem operasi dan aplikasi tidak hanya membawa fitur baru. Dalam beberapa kasus, pembaruan juga dapat memperbaiki bug yang menyebabkan penggunaan baterai menjadi tidak efisien.

Karena itu, pastikan sistem operasi dan aplikasi penting tetap diperbarui dari sumber resmi.

Namun, jika setelah pembaruan baterai terasa lebih boros untuk sementara waktu, jangan langsung panik. Beberapa perangkat membutuhkan waktu untuk melakukan optimasi dan sinkronisasi setelah pembaruan.

13. Jangan Terlalu Sering Menguras Baterai dengan Aktivitas Berat

Menonton video beresolusi tinggi, bermain game berat, menggunakan kamera dalam waktu lama, atau menjalankan aplikasi yang membutuhkan performa tinggi dapat menguras baterai dengan cepat.

Sesekali tentu tidak masalah.

Yang perlu diperhatikan adalah kombinasi penggunaan berat + suhu tinggi + pengisian daya dalam waktu lama.

Jika perangkat mulai panas, berikan waktu untuk beristirahat.

14. Jangan Percaya Mitos “Harus Dihabiskan Sampai 0 Persen”

Pada baterai lithium-ion modern, kebiasaan menghabiskan baterai sampai 0 persen secara rutin bukanlah cara untuk membuat baterai menjadi lebih awet.

Justru, pengisian daya secara berkala sebelum baterai benar-benar kosong lebih masuk akal untuk penggunaan sehari-hari.

Jadi, tidak perlu sengaja menghabiskan baterai sampai handphone mati hanya karena ingin “kalibrasi”.

15. Sadari Bahwa Baterai Memang Punya Umur

Sebagus apa pun cara merawatnya, baterai tetap akan mengalami penurunan kapasitas seiring waktu.

Baterai adalah komponen yang mengalami siklus penggunaan dan pengisian. Setelah digunakan dalam jangka panjang, kapasitas maksimalnya secara alami akan menurun.

Karena itu, tujuan merawat baterai bukan membuatnya awet selamanya, melainkan memperlambat penurunan performanya.

Baterai Awet Dimulai dari Kebiasaan Pengguna

Menjaga baterai handphone sebenarnya tidak membutuhkan cara yang rumit.

Cukup biasakan menghindari suhu ekstrem, jangan terlalu sering membiarkan baterai benar-benar habis, gunakan charger berkualitas, kurangi aktivitas berat ketika perangkat panas, serta manfaatkan fitur perlindungan baterai yang tersedia.

Yang paling penting, jangan terlalu terobsesi menjaga angka persentase baterai. Teknologi smartphone saat ini sudah memiliki sistem manajemen baterai yang cukup canggih.

Rawat handphone dengan kebiasaan yang baik, gunakan sesuai kebutuhan, dan hindari panas berlebihan. Dengan begitu, baterai bisa tetap nyaman digunakan dalam jangka waktu yang lebih panjang.(*)

RELATED ARTICLES

POPULER