AKTUALINFO | JAKARTA – Di balik lalu lalang kendaraan dan langkah kaki warga Jakarta saat senja berganti malam, ada deretan lampu jalan yang setia menerangi sudut-sudut kota. Kehadiran pendar cahaya penerangan jalan umum (PJU) tersebut bukan sekadar hiasan kota, melainkan pelindung kenyamanan dan keselamatan warga yang masih harus beraktivitas hingga larut malam.
Menariknya, nyala lampu-lampu di ruang publik itu bersumber langsung dari kontribusi masyarakat sendiri. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jakarta mencatat bahwa Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Tenaga Listrik dialokasikan minimal 10 persen khusus untuk menopang keberlangsungan penerangan jalan umum di Ibu Kota.
Argumen dan Pengelolaan Transparan
Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda Jakarta, Morris Danny, menegaskan bahwa skema alokasi ini merupakan bukti nyata dari prinsip “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat” dalam siklus perpajakan daerah. Setiap rupiah pajak yang dibayarkan warga tidak menguap begitu saja, melainkan kembali dalam bentuk layanan publik yang konkret.
Penggunaan alokasi 10 persen tersebut dikelola secara holistik untuk menjamin keandalan PJU:
Pembangunan & Peremajaan
Membiayai pengadaan serta pemasangan infrastruktur penerangan jalan baru di titik-titik yang membutuhkan.
Pemeliharaan Rutin
Menjamin perbaikan berkala agar jaringan lampu jalan tidak dibiarkan padam atau rusak.
Biaya Operasional Listrik: Membayar konsumsi energi listrik harian agar PJU terus menyala optimal sepanjang malam.
Pentingnya Kesadaran Pajak untuk Ruang Publik
Keberadaan PJU yang memadai terbukti vital dalam mendukung ritme Jakarta sebagai kota yang tidak pernah tidur mulai dari melancarkan mobilitas pekerja malam hingga menciptakan ruang publik yang minim potensi kerawanan.
Oleh karena itu, Bapenda DKI Jakarta terus mengedukasi masyarakat bahwa kepatuhan membayar pajak daerah berbanding lurus dengan kualitas hidup di perkotaan.
Dengan partisipasi aktif warga dalam memenuhi kewajiban perpajakan, pembangunan fasilitas publik yang aman dan berkelanjutan dapat terus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)