AKTUALINFO | SIDRAP — Praktik kejahatan penipuan daring (passobis) yang mengakar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, kembali menuai sorotan tajam publik.
Bukan sekadar modus penipuannya yang kian canggih, melainkan munculnya pengakuan terbuka dari mantan pelaku yang membeberkan tabir gelap di balik awetnya operasional markas-markas (base camp) penipuan tersebut.
Pengakuan mengejutkan dari seorang pengguna media sosial itu menyentak nurani publik. Keberadaan jaringan kejahatan digital ini dinilai tak kunjung punah karena diduga kuat memelihara mata rantai impunitas memanfaatkan uang hasil menipu rakyat kecil untuk membeli perlindungan hukum dari oknum tak bertanggung jawab.
Fakta Pengakuan dan Modus Operandi ‘Passobis’
Akun bernama TassimbungTassimbung mengaku sebagai mantan penipu di Sidrap dalam kolom komentar penggiat keamanan siber, YouTuber kingronal21. Ia menyebut base camp penipuan di Sidrap masih aktif karena adanya setoran uang keamanan mingguan kepada oknum aparat, bahkan menuding ada bantuan pemasangan iklan berbayar di medsos.
Praktik ini makin terbukti setelah Polda Jawa Barat menghentak Sidrap pada 11–12 Agustus 2026. Sebanyak 12 orang ditetapkan sebagai tersangka dari total 20 orang yang diamankan dalam penggerebekan base camp.
Sindikat ini menjual kendaraan berharga miring di Facebook lalu mengarahkan korban ke WhatsApp. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku mencatut identitas serta mengedit foto/video beratribut TNI dan senjata mainan. Total kejahatan sindikat ini meraup Rp1,4 miliar.
Menanggapi viralnya tudingan pembekingan yang mencoreng institusi, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, menegaskan pihaknya tidak tinggal diam dan langsung mengambil langkah internal.
Polda Sulsel memastikan akan meneruskan informasi dan klaim netizen tersebut ke Divisi Propert dan Pengamanan (Propam) serta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) untuk ditelusuri kebenarannya.
Pembuktian terbuka dibutuhkan demi memutus persepsi negatif dan menindak tegas siapa pun yang bermain di balik layar passobis.(*)